Tangerang Selatan, 24 September 2026 – Sekolah Pascasarjana (SPS) menerima kunjungan jajaran pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten pada Kamis (24/9). Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Sidang 3 Gedung Sekolah Pascasarjana (SPS) ini digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog kerja sama antarlembaga.
Agenda kunjungan ini disambut hangat oleh pimpinan Sekolah Pascasarjana (SPS). Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Wakil Direktur I Bidang Akademik, Prof. Dr. Dewi Juliah Ratnaningsih, S.Si., M.Si., serta Wakil Direktur II Bidang Nonakademik, Dr. Shine Pintor Siolemba Patiro, S.T., M.M., turut mendampingi pula Manajer Akademik, Julianto Mardimpu Pasaribu, S.Kom., Manajer Keuangan, Sumber Daya, dan Umum, Yana Andriana, S.T., Ketua Program Studi Magister dan Ketua Program Studi Doktor, beserta jajaran staf manajemen.
Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak melakukan pertemuan dan diskusi mengenai berbagai hal yang dapat menjadi ruang untuk membangun sinergi dan kerja sama di masa mendatang.
Rangkaian acara diisi dengan pemaparan profil masing-masing lembaga, diskusi interaktif mengenai potensi kolaborasi di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Pertukaran informasi dan gagasan yang berlangsung diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.
Dengan adanya Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan sinergi yang lebih erat antara Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten dan Sekolah Pascasarjana (SPS) melalui berbagai bentuk kerja sama yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Banten.
Sekilas Tentang Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten
PAGUYUBAN SOSIAL MARGA TIONGHOA INDONESIA; dalam bahasa Mandarin “Yin Hua Bai Jia Xing Xie Hui”, dalam bahasa Inggris “Indonesian Chinese Clan Social Association”. Keberadaan PSMTI hari ini tentunya merupakan kelanjutan sejarah dari apa yang telah di wariskan para pendiri Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Para pendiri PSMTI pada saat itu menyadari ada akar masalah yang perlu didialogkan dan diselesaikan serta diusahakan bisa diselesaikan satu kali untuk selamanya. Untuk keperluan itu perlu wadah yang kompeten untuk menampung dan menyalurkan aspirasi serta didialogkan dengan Pemerintah, Dewan Perwakilan dan golongan masyarakat untuk menemukan akar masalah dan untuk diselesaikan dengan sebaik – baiknya.
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Banten yang dipimpin oleh S. Suryadi Hanjaya adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang berkomitmen untuk mempererat persaudaraan, melestarikan nilai budaya, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di Provinsi Banten.
Sebagai bagian dari PSMTI secara nasional, kami hadir untuk menjadi jembatan kebersamaan antara masyarakat Tionghoa dengan seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. PSMTI Banten aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial, budaya, pendidikan, dan kemanusiaan, mulai dari bakti sosial, donor darah, bantuan bencana, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Dengan landasan kepedulian dan gotong royong, kami percaya bahwa kebersamaan akan melahirkan harmoni dan kemajuan. Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta seluruh elemen bangsa, PSMTI Banten terus berupaya memberikan manfaat nyata demi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan.